Perdagangan Berjangka Komoditi

Perdagangan Berjangka Komoditi yang selanjutnya disebut Perdagangan Berjangka adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan jual beli komoditi kemudian berdasarkan kontrak berjangka, kontrak Derivatif Syariah, dan / atau Kontrak Derivatif lainnya.

Lembaga Kliring Berjangka

PT Kliring Berjangka Indonesia (persero) sebagai lembaga yang ditunjuk sebagai lembaga kliring dalam industri perdagangan berjangka, PT KBI (Persero) memiliki peran strategis yang berfungsi untuk memelihara intregitas keuangan para pelaku usaha. PT KBI (Persero) melukukan peranannya di antaranya:

Pendaftaran Transaksi

Mendaftarkan Transaksi Kontrak berjangka dan/atau derivatif lainnya yang telah sepadan baik di bursa maupun Luar Bursa (OTC) Over The Counter, termasuk verifikasi kelengkapan dan kebenaran transaksi.

Fungsi Subtitusi

Lembaga Kliring akan melakukan fungsi novasi atau substitusi untuk transkasi kontrak berjangka/derivatif lainnya yang didaftarkan oleh Anggota Kliring Pembeli dan Penjual. Melalui proses novasi atau substitusi, Lembaga Klirng akan menjamin hak dan kewajiban Pembeli untuk setiap Anggota Kliring Penjual dan akan penjamin hak dan kewajiban Penjual terhadap setiap Anggota Kliring pembeli.

Kliring & Penjaminan

Melakukan perhitungan keuntungan dan kerugian atas kontrak berjangka dan/atau derivatif lainnya berdasarkan harga penyelesaian yang ditetapkan oleh PT Bursa Berjangka Jakarta setiap kontrak yang terdaftar dan merupakan suatu kontrak terbuka.

Penyelesaian

Lembaga Kliring melakukan penyelesaian transaksi perdagangan berjangka dan/atau derivatif lainnya untuk menutup kontrak terbuka Anggota Kliring yaitu penyelesaian transaksi secara likuidasi/offset, penyelesaian transkasi secara serah fisik, penyelesaian transaksi secara tunai (cash settlement) dan penyelesaian transaksi secara tukar fisik berjangka.

Risk Management

Pemenuhan Margin, Dana Jaminan Kliring / Security Deposit, Modal Bersih Disesuaikan (MDB), Rekening Dana Terpisah (Rekening Segregated dan Rekening Unsegregated)

Sistem Kliring Derivatif

Dalam melakukan pengelolaan risiko , Lembaga Kliring menerapkan pembinaan dan pengawasan kondisi keuangan Anggota Kliring, pemungutan dan pengelolaan margin, pemisahan dana anggota Kliring dalam rekening terpisah, dana kliring dan penanggulangan cidera janji.

SITNA

Berinvestasi atau melakukan lindung nilai dalam bentuk kontrak berjangka komoditi merupakan alternatif yang dapat dipilih masyarakat. Investor dapat memanfaatkan adanya fluktuasi harga berupa kenaikan atau penurunan harga underlying komoditi, untuk meraih keuntungan investasidi Perdagangan Berjangka Komoditi. Namun demikian, dapat pula terjadi sebaliknya, investor menderita kerugian apabila salah mengambil posisi terhadap pergerakan fluktuasi harga underlying komoditinya.

SISTEM RESI GUDANG

Instrumen strategis yang memperdaya petani dan pelaku usaha dimana komoditi yang dihasilkan mampu memberikan nilai ekonomi dan meningkatkan daya saing mereka di perekonomian nasional dan internasional.

Sistem Resi Gudang adalah kegiatan yang berkaitan dengan penerbitan, pengalihan, penjaminan dan penyelesaian transaksi Resi Gudang.

Resi Gudang

Resi Gudang adalah dokumen atau bukti kepemilikan barang yang disimpan di dalam Gudang dan diterbitkan oleh pengelola Gudang yang telah mendapat persetujuan dari BAPPEBTI serta telah bekerjasama dengan PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero).

Persyaratan Sistem Resi Gudang

Komoditas yang memiliki daya simpan minimal 3 (tiga) bulan dan memenuhi standar mutu tertentu. saat ini sudah 17 (tujuh belas) komoditas yang masuk dalam Sistem Resi Gudang antara lain : Gabah, beras, Jagung, Kpi, Gambir, Teh, Kopra, Timah, Ikan, Bawang merah, dan Pala, komoditas dalam sistem Resi Gudang masih bisa bertambah.

MANFAAT SISTEM RESI GUDANG

PERAN PUSAT RESI GUDANG

Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Bappebti No.03/Bappebti/Kep-SRG/PUSREG/06/2009 Tentang persetujuan sebagai Pusat Registrasi kepada PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero), maka sesuai keputusan tersebut diatas peran Pusat Registrasi diantaranya sebagai berikut :

ISWARE

Berinvestasi atau melakukan lindung nilai dalam bentuk kontrak berjangka komoditi merupakan alternatif yang dapat dipilih masyarakat. Investor dapat memanfaatkan adanya fluktuasi harga berupa kenaikan atau penurunan harga underlying komoditi, untuk meraih keuntungan investasidi Perdagangan Berjangka Komoditi. Namun demikian, dapat pula terjadi sebaliknya, investor menderita kerugian apabila salah mengambil posisi terhadap pergerakan fluktuasi harga underlying komoditinya.

PASAR FISIK KOMODITI

Kliring dan Penjaminan Penyelesaian transaksi Pasar Fisik Komoditas, SPot- Forward serta terpeliharanya integritas finansia pasar komoditi nasional

SKEMA

Skema Penjaminan Pasar Fisik Komoditas di atur sesuai skema yang telah disepakati dalam suatu pasar dengan peranan PT KBI (Persero) sebagai penjaminan transaksi dipasar yang terjadi.


LATAR BELAKANG

1. Indonesia merupakan negara agraris dimana jumlah penduduknya lebih dari 70% memiliki aktifitas usaha di bidang pertanian (agro bisnis).

2. Masyarakat agro bisnis mengalami banyak kendala dalam kepercayaan dalam bertransaksi dengan sistem teknologi informasi

3. Lemahnya sistem pemasaran berbagai komoditi di indonesia menyebabkan rendahnya daya tawar masyarakat

5. Salah satu usaha yang dapat dilaksanakan untuk memecah permasalahan pemasaran dan sekaligus meningkatkan aktifitas perdagangan berbagai komoditi di indonesia adalah dengan Sistem Teknologi Informasi.

MEKASNISME PASAR FISIK

PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) mempunyai Sistem Teknologi yang diberi nama Sistem Penjaminan Pasar Fisik Komoditas yang Bberperan sebagai penerima pendaftaran transaksi di Pasar Fisik Komoditas, baik untuk transaksi komoditas secara SPOT, Forward, Tunai maupun Nogosiasi Ijin sebagai Lembaga kliring dan Penjaminan Pasar Lelang dengan penyerahan kemudian (Forward) telah diperoleh dari BAPPEBTI sesuai dengan SK BAPPEPTI No. 14/BAPPEPTI/PER-PL/10/2010.

KERJASAMA

Posisi PT KBI (Persero sebagai Penjaminan Pasar Fisik Komoditas bisa berkerjasama dengan kelompok atau susatu sistem yang mempunyai Pasar


"Pasar yang dimaksud pasar apapun yang terkait barang komoditas"


Sebagai contoh Pasar Lelang Kopi melakukan lelang dan calon pembeli menyetorkan dana jaminan ke PT KBI (Persero) sebagai dana jaminan untuk melakukan lelang bila harga sudah deal maka uang akan dikirim ke penjual

Product


Bursa Timah merupakan salah satu bisnis pasar fisik dari PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) yang merupakan suatu bisnis yang melibatkan interaksi dari peserta beli dan peserta jual dalam hal ini adalah peserta timah melalui Bursa Berjangka Indonesa, TIN MARKET SISTEM merupakan fasilitas yang di berikan oleh PT Kliring Berjangka Indonesia agar memudahkan peserta dalam bertansaksi TIMAH