Logo

menu

PT KBI Logo Mobile

Logo

Logo BUMN

INFO

Diskusi Kontrak Multilateral OLE10

oleh DSPPTKBI, 05 August 2019

Diskusi Kontrak Multilateral OLE10

Jakarta – Dalam rangka mengembangkan industri Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) nasional, Jakarta Futures Exchange (JFX) bersama-sama dengan Kliring Berjangka Indonesia Persero (KBI) yang merupakan BUMN di Indonesia, senantiasa melakukan inisiatif dan upaya pengembangan produk dan pasar.
Salah satu mekanisme dalam industri Perdagangan Berjangka Komoditi adalah Perdagangan Multilateral yaitu suatu mekanisme transaksi (jual/beli) antar banyak pihak dengan sistem tawar-menawar secara terbuka di bursa. Mekanisme multilateral diterapkan dalam perdagangan berjangka bertujuan untuk proses pembentukan harga (price discovery), aktivitas lindung nilai (hedging), serta manfaat ekonomi lainnya. Mekanisme ini umumnya dapat dilakukan serah terima fisik komoditi.
OLE adalah penamaan kontrak multilateral Olein untuk hasil minyak turunan dari minyak sawit mentah (Crude Palm Oil) yang diperdagangkan secara multilateral melalui Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) dengan ukuran kontrak tersedia dalam 20 ton (OLE) dan 10 ton (OLE10) per lot. Transaksi OLE dapat dilaksanakan secara online, dan harga dalam rupiah yang ditransaksikan adalah harga per kilogram. Bulan kontrak tersedia selama 6 bulan berturut-turut.
Direktur Utama Bursa Jakarta Future Exchange (JFX) Stephanus Paulus Lumintang memperkirakan kontrak olein akan mengalami peningkatan yang signifikan pada 2019 karena JFX menggandeng perusahaan-perusahaan besar dan pemangku kepentingan lainnya di bidang pengolahan kelapa sawit. Pada 2018, kontrak olein mencapai 183.075 lot atau berkontribusi 13,71% dari total transaksi multilateral. Untuk meningkatkan pasar Olein, JFX akan merevitalisasi kontrak OLE 10 untuk menyesuaikannya dengan kebutuhan pelaku pasar di dalam negeri. Ditambahkan oleh Dirut JFX, bahwa sejak tanggal 16 Juli 2019 yang lalu, telah dilakukan revitalisasi. Untuk memenuhi kebutuhan pasar dan menambah likuiditas pasar, dimana bursa dan kliring telah menyediakan Liquidity provider yang siap mendukung untuk meningkatkan likuiditas pasar. Khususnya kontrak OLE10 yang diperkirakan akan menjadi primadona di JFX dan KBI di tahun tahun mendatang.
JFX dan KBI berharap peluang masih terbuka luas untuk pertumbuhan pasar Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) di tahun ini, terutama untuk kontrak multilateral khususnya OLE10. Yang jelas fokus strategi kami tetap sama dengan sebelumnya, yaitu mengedukasi masyarakat seluas-luasnya agar semakin banyak yang memahami dan meyakini pilihan berinvestasi di PBK dan berinovasi merancang aneka produk investasi yang memenuhi kebutuhan nasabah dan pasar
“Diskusi Kontrak Multilateral” adalah acara yang diselengarakan oleh JFX dan KBI mengundang para Anggota bursa dan kliring untuk berdiskusi membahas perkembangan dan strategi untuk meningkatkan kontrak multilateral. Pentingnya ajang semacam ini dalam rangka pengembangan likuiditas dan strategi pasar ,” ujar Fajar Wibhiyadi , Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero).

Hak Cipta © 2017 Kliring Berjangka Indonesia (Persero).
Hak Cipta Dilindungi oleh Undang-Undang

SICS

PT. Kliring Berjangka Indonesia (Persero)

Graha Mandiri Lt.3 - Jl. Imam Bonjol No.61 Jakarta 10310
Telp : 021 - 39833066 Fax : 021 - 39833715